Pada Kamis, Presiden Myanmar Min Aung Hlaing mengakhiri kunjungan resmi dua hari ke Thailand, yang diyakin sebagai upaya meningkatkan legitimasi politiknya. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi Myanmar, sejak beberapa bulan lalu pasukan militer negara itu melakukan kudeta dan menggulingkan pemerintahan sementara.

Dalam kunjungannya ke Thailand, Min Aung Hlaing berdiskusi dengan pemimpin Thai, termasuk Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha dan Wakil Perdana Menteri Prawit Wongsuwan. Diskusi tersebut berfokus pada permasalahan kemerdikaan Myanmar dan Thailand, serta upaya meningkatkan kerja sama bilateral antara dua negara.

Pihak Thai juga mengaku ingin meningkatkan bantuan kepada Myanmar dalam penanganan krisis politik dan ekonomi yang dihadapi oleh negara itu. Selain itu, pemerintah Thailand juga menawarkan bantuan dalam pengembangan infrastruktur dan kemasyarakatan di Myanmar.

Kunjungan Min Aung Hlaing ke Thailand ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan legitimasi politiknya sebagai Presiden Myanmar. Sejak kudeta beberapa bulan lalu, Min Aung Hlaing menghadapi tekanan internasional untuk mengembalikan pemerintahan sementara dan memulihkan demokratisasi di negara itu.

**#Myanmar #Thailand #Diplomacy #Politics**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *