Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud memperingatkan bahwa pemimpin masa kini harus mampu beradaptasi dengan cepat dan tepat dalam menghadapi transformasi digital. Menurutnya, adaptabilitas ini sangat penting untuk mempertahankan posisi leadership di era teknologi informasi yang semakin canggih.
Pemimpin yang hanya terus-menerus berpegangan pada tradisi lama tanpa kemampuan beradaptasi akan mengalami kesulitan dalam mencapai tujuan. “Transformasi digital adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, dan pemimpin harus mampu beradaptasi dengan cepat dan tepat,” ujar KH Marsudi Syuhud.
Namun, adaptabilitas bukanlah hanya soal menyesuaikan diri dengan teknologi, tapi juga tentang kemampuan untuk memahami dan mengintegrasikan teknologi ke dalam strategi leadership. “Pemimpin harus mampu memahami bagaimana teknologi dapat membantu atau menghambat tujuan organisasi,” tambah KH Marsudi Syuhud.
Dalam era digital, pemimpin juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan suasana politik dan sosial. “Pemimpin harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan dan mengoptimalkan strategi untuk mencapai tujuan,” kata KH Marsudi Syuhud.
MUI sendiri telah melakukan transformasi digital dalam beberapa tahun terakhir, termasuk meningkatkan kehadiran online dan menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah komunikasi dan kerja sama. “Transformasi digital bukan hanya soal teknis, tapi juga tentang kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan,” kata KH Marsudi Syuhud.
#TransformasiDigital #Pemimpin #MUI