Kabut asap yang menurunkan jarak pandang di bawah 1.000 meter menyebabkan enam penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kalimantan Barat, ditunda atau diwajibkan melakukan prosedur alternatif. Kondisi cuaca buruk yang berlangsung sejak pagi ini telah mengganggu aktivitas penerbangan di bandara ini.

Menurut informasi dari Bandara Internasional Supadio, enam penerbangan telah terpengaruh oleh kabut asap. Dua penerbangan domestik dan empat penerbangan internasional telah diwajibkan melakukan prosedur alternatif, seperti berbelok atau melakukan prosedur “go-around” untuk mencari kondisi cuaca yang lebih baik.

“Kami sudah mengawasi situasi cuaca dan berkoordinasi dengan pihak penerbangan untuk menjamin keselamatan penumpang dan kargo,” kata Kepala Bandara Internasional Supadio, dalam sebuah pernyataan. “Kami berharap situasi cuaca akan segera membaik dan penerbangan dapat berjalan seperti biasanya.”

Sementara itu, pihak penerbangan juga telah mengambil langkah untuk menjamin keselamatan penumpang. “Kami sedang mengawasi situasi cuaca dan berkoordinasi dengan bandara untuk menjamin keselamatan penumpang,” kata sumber dari maskapai penerbangan. “Kami berharap situasi cuaca akan segera membaik dan penerbangan dapat berjalan seperti biasanya.”

Kabut asap yang terjadi di Kalimantan Barat ini tidak hanya mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, namun juga mengganggu aktivitas lainnya di wilayah ini. Kondisi cuaca buruk ini telah menyebabkan beberapa wilayah di Kalimantan Barat mengalami gangguan listrik dan jaringan komunikasi.

#BandaraSupadio #KabutAsap #Penerbangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *