2
Menteri Agama (Menag) KH Nasaruddin Umar menekankan pentingnya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI sebagai pembentuk watak dan etika Anggota Satuan Tugas (ASN). Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar mengatakan bahwa MTQ KORPRI memiliki tujuan yang lebih luas, yakni untuk mengembangkan kemampuan spiritual dan akhlak masyarakat ASN.
Menurut Menag Nasaruddin Umar, MTQ KORPRI memiliki potensi besar dalam membentuk watak dan etika ASN. “Dalam MTQ KORPRI, peserta tidak hanya mempelajari tilawah Quran, tapi juga memahami nilai-nilai agama dan moral yang terkait,” jelasnya. “Tujuan utama MTQ KORPRI adalah untuk mengembangkan kemampuan spiritual dan akhlak masyarakat ASN, sehingga mereka dapat menjadi ASN yang berwatak dan beretika.”
Menag Nasaruddin Umar juga menekankan pentingnya dukungan dari pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Agama, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara, dan lembaga-lembaga sosial lainnya. “Dengan dukungan dari pihak-pihak terkait, MTQ KORPRI dapat menjadi salah satu program yang efektif dalam membentuk watak dan etika ASN,” ucapnya.
Pada kesempatan ini, Menag Nasaruddin Umar juga mengapresiasi upaya KORPRI yang telah dilakukan dalam meningkatkan kualitas ASN. “KORPRI telah melakukan beberapa inovasi dalam meningkatkan kualitas ASN, termasuk dengan mengadakan MTQ KORPRI,” jelasnya. “Inovasi-inovasi ini perlu diteruskan dan diintensifikasi, sehingga ASN dapat menjadi sumber daya yang kuat dan berwatak.”
Dalam kesimpulan, Menag Nasaruddin Umar mengatakan bahwa MTQ KORPRI VIII KORPRI memiliki potensi besar dalam membentuk watak dan etika ASN. “Kegiatan MTQ KORPRI VIII KORPRI perlu diiringi dengan komitmen dan dedikasi dari peserta dan pihak-pihak terkait,” ucapnya. “Dengan demikian, MTQ KORPRI VIII KORPRI dapat menjadi salah satu program yang efektif dalam mengembangkan kemampuan spiritual dan akhlak masyarakat ASN.”
#KorupsiBegitu #ASN #MengasuhWatak