2

Aksa Hallatu, mantan residivis, memutuskan untuk berbagi pengalaman sebagai bagian dari upaya mencegah generasi muda terjerat narkoba. Hallatu, sebelumnya dipaksa menyerahkan diri ke penjara, kini bergabung dengan ‘Sahabat Imipas Indonesia’, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada edukasi dan rehabilitasi pengguna narkoba.

Hallatu mengaku bahwa pengalaman pahitnya dalam menggunakan narkoba menjadi pengawal baginya untuk berbagi cerita dan mencegah generasi muda lainnya terjerat. “Saya ingin berbagi pengalaman saya dengan orang lain, agar mereka tidak melakukan kesalahan yang saya lakukan dulu,” ucap Hallatu dalam wawancara.

Menghadapi masalah narkoba, ‘Sahabat Imipas Indonesia’ mengembangkan program edukasi dan rehabilitasi yang fokus pada pendidikan kesehatan dan psikososial. Organisasi ini juga bekerja sama dengan lembaga pendidikan dan kesehatan untuk mengembangkan program preventif yang efektif.

Dalam program edukasi, ‘Sahabat Imipas Indonesia’ mempelajari bagaimana cara meningkatkan kesadaran dan kemampuan generasi muda dalam menghadapi masalah narkoba. Mereka juga mengembangkan program rehabilitasi yang berfokus pada pengembangan kemampuan psikososial dan keterampilan hidup untuk mencegah kecanduan.

Banyak pihak berpendapat bahwa edukasi dan rehabilitasi adalah kunci untuk menghadapi masalah narkoba. Mereka berpendapat bahwa pendidikan kesehatan dan psikososial dapat membantu mencegah generasi muda terjerat dan membantu mereka yang telah terjerat untuk kembali menjadi manusia yang seimbang.

#Narkoba #Pencegahan #Rehabilitasi #SahabatImipasIndonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *