Pada KTT BRICS 2026, Indonesia berpartisipasi dalam “New Delhi Declaration” yang memunculkan peluang bagi negara-negara besar untuk bekerja sama dalam meningkatkan daya tawar di dunia. Dalam deklarasi tersebut, Indonesia menyoroti pentingnya membangun hubungan diplomatik yang kuat dengan negara-negara lain untuk meningkatkan potensi ekonomi dan politik.
Menurut analisis, kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan posisi Indonesia di dunia internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menunjukkan kinerja ekonomi yang kuat, dengan GDP-nya mencapai 5,1% pada 2025. Namun, untuk meningkatkan daya tawar, Indonesia perlu meningkatkan kerja sama dengan negara-negara lain, termasuk BRICS, yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
“New Delhi Declaration” juga menyoroti pentingnya reformasi PBB dan IMF untuk meningkatkan kemampuan global dalam menghadapi tantangan-tantangan yang dihadapi. Indonesia juga menekankan pentingnya perang terhadap pandemi COVID-19 dan perluasan program vaksinasi di seluruh dunia.
Dalam kaitannya, Menteri Luar Negeri Indonesia, menekankan bahwa kebijakan ini akan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam berpolitik di tingkat internasional. “Indonesia akan terus berpartisipasi aktif dalam forum-forum internasional untuk meningkatkan kemampuan dan daya tawar kita,” katanya.
Menurut analisis, kebijakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan investasi asing dan meningkatkan ekspektasi pasar. Oleh karena itu, keberhasilan KTT BRICS 2026 dapat membuka peluang baru bagi Indonesia dalam meningkatkan daya tawar di dunia internasional.
#Indonesia #BRICS #InternationalAffairs #Economy #Politics