Dalam upaya meningkatkan mobilitas warga, Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta mencatat layanan transportasi umum di Jakarta kian diminati. Data BP BUMD menunjukkan bahwa penumpang angkutan umum di Jakarta meningkat seiring berjalannya waktu.
Faktanya, jumlah penumpang busway dan Transjakarta yang dibuka pada tahun 2018 mencapai lebih dari 1 juta orang per harinya. Penambahan rute dan frekuensi layanan angkutan umum juga telah memungkinkan warga Jakarta memiliki lebih banyak pilihan transportasi. “Kami berharap dengan penambahan layanan angkutan umum, warga Jakarta dapat memiliki akses yang lebih mudah dan efisien untuk bepergian,” kata Kepala BP BUMD DKI Jakarta.
Selain itu, peningkatan kualitas layanan angkutan umum juga telah mempengaruhi keputusan warga Jakarta dalam menggunakan transportasi publik. “Kami memiliki rute yang lebih rata dan jam operasional yang lebih fleksibel,” kata sumber BP BUMD. “Hal ini membuat warga Jakarta lebih nyaman dan siap untuk meninggalkan kendaraan pribadi.”
Peningkatan minat warga Jakarta terhadap angkutan umum juga telah menarik perhatian pelaku bisnis. Beberapa perusahaan jasa logistik dan pengiriman telah memulai kerja sama dengan BP BUMD untuk meningkatkan efisiensi distribusi barang menggunakan layanan angkutan umum.
Meningkatnya minat warga Jakarta terhadap angkutan umum juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas dan polusi udara di kota. “Kami berharap dengan peningkatan penggunaan angkutan umum, kualitas udara di Jakarta akan menjadi lebih baik,” kata Kepala BP BUMD DKI Jakarta.
#TransportasiUmum #Jakarta
#MobilitasWarga