Kementerian Pertahanan Iran mengakui bahwa sebagian besar kemampuan rudal negara itu belum digunakan dalam perang. Keterangan ini diberikan saat Iran tengah meningkatkan kemampuan militer sebagai bagian dari upaya mempertahankan diri sendiri. Namun, hal ini tidak berarti Iran tidak memiliki potensi militer yang signifikan.

Menurut sumber-sumber yang terdepan, Iran telah mengembangkan beberapa jenis rudal yang mampu melumpuhkan target lawan dengan akurat. Salah satunya adalah rudal balistik IRBM Qadr-H yang diperkenalkan pada tahun 2019. Rudal ini memiliki jangkauan lebih dari 2.000 kilometer dan dapat membawa muatan berupa senjata kimia, biologi, atau nuklir.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah meningkatkan kemampuan militernya dengan membangun beberapa pangkalan udara, pelabuhan laut, dan stasiun radar. Negara ini juga telah mengembangkan sistem pertahanan balistik yang lebih efektif untuk melindungi diri sendiri dari ancaman militer lawan.

Terdapat pula spekulasi bahwa Iran sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman AS yang terus meningkat. Iran telah menuduh AS melakukan agresi diplomatik dan militer yang sering terjadi, sehingga negara ini memiliki alasan yang kuat untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya.

Dalam perkembangan lain, Kementerian Pertahanan Iran juga telah mengembangkan beberapa program pengembangan senjata yang berisi pelatihan dan produksi senjata. Program ini diharapkan dapat membantu Iran menjadi lebih independen dalam hal pengembangan senjata dan meningkatkan kemampuan militernya.

#Iran #Militer #Rudal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *