2

Pada tanggal 10 Februari 2023, sebuah tragedi terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, yang mengakibatkan kematian sebanyak 14 orang. Kemenhub (Kementerian Perhubungan) kemudian mengungkap kronologi lengkap tabrakan maut antara Kereta Api (KA) Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Menurut informasi yang diterima, insiden tragedi terjadi sekitar pukul 19:45 WIB. KA Argo Bromo yang menuju Jakarta dari Surabaya menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Kemenhub mengungkap bahwa beberapa saksi mata melihat KA Argo Bromo tidak memperhatikan lampu signal yang telah diterapkan, sehingga menyebabkan kereta api tersebut terjebak di atas trek.

Saat insiden terjadi, sebanyak 14 orang meninggal dunia, sedangkan lebih dari 30 lainnya mengalami luka-luka. Kemenhub kemudian memulai investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.

Dalam kronologi lengkap yang dikeluarkan oleh Kemenhub, dikatakan bahwa KA Argo Bromo telah melaju dengan kecepatan lebih dari 100 km/jam ketika terjadi tabrakan. Sementara itu, KRL sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur untuk mengisi bahan bakar.

Kemenhub juga mengungkapkan bahwa beberapa saksi mata melihat konduktor KA Argo Bromo tidak memperhatikan signal lampu yang telah diterapkan, sehingga menyebabkan kereta api tersebut terjebak di atas trek. Pemerintah kemudian memulai investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, Kemenhub telah melakukan investigasi dan mencari tahu penyebab insiden tragis ini. Berbagai saksi mata telah diwawancarai, serta data teknikal dari kereta api dan stasiun yang berpengaruh.

#TabelMaut #KRL #KAArgoBromo #StasiunBekasiTimur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *