Pada bulan Maret 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengumumkan siap menghadapi ancaman kekeringan ekstrem dan karhutla yang melanda daerah itu. Kekeringan ekstrem telah mempengaruhi sebagian besar wilayah Kotim, sehingga masyarakat harus lebih waspada dalam menggunakan sumber daya air.
Dalam upaya mengantisipasi dampak kekeringan, BPBD Kotim telah mengambil langkah-langkah preventif. Pihaknya telah melakukan survei dan monitoring terhadap ketersediaan air di beberapa titik strategis, serta menyiapkan infrastruktur yang akan digunakan sebagai sumber daya air jika dibutuhkan.
Selain itu, BPBD Kotim juga telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan air secara hemat dan bijak. Mereka memberikan tips dan trik untuk menghemat air, seperti menggunakan bak air berkapasitas besar dan mengurangi penggunaan air di rumah.
Dalam rangka meningkatkan kemampuan daerah dalam menghadapi bencana, BPBD Kotim juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Pemerintahan Kabupaten, organisasi non-pemerintahan, serta masyarakat sipil. Dengan demikian, BPBD Kotim siap melalui proses pengembangan dan perbaikan yang lebih lanjut.
Bahkan, BPBD Kotim juga telah menyiapkan bantuan dan perlengkapan kepada masyarakat yang terdampak oleh kekeringan. Mereka memberikan bantuan berupa air bersih, pakan binatang, serta perlengkapan lainnya untuk membantu masyarakat menghadapi krisis.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kalimantan Tengah telah mengalami masa-masa kemarau yang panjang dan ekstrem. Hal ini telah mempengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk penggunaan air sebagai sumber daya yang paling penting.
**#Kekeringan #Karhutla #BPBDKotim #KalimantanTengah**