_____________________________________________________
Berbagai sengketa telah terjadi antara warga dan PT BSRE di Sipispis, Sumatera Utara. Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) akhirnya mengungkap kronologi bentrok yang terjadi pada beberapa bulan terakhir.
Menurut Polda Sumut, konflik antara warga dan PT BSRE dimulai setelah perusahaan tersebut membangun sebuah pabrik di wilayah Sipispis. Warga sekitar lokasi proyek tersebut kemudian menuntut kepada perusahaan agar tidak mengganggu lingkungan mereka. Namun, PT BSRE tetap melanjutkan konstruksi tanpa melakukan konsultasi dengan warga.
Pada awal bulan Mei, warga yang kecewa dan frustrasi terhadap keputusan PT BSRE tersebut, beramai-ramai menuju lokasi pabrik untuk menggelar protest. Namun, perusahaan tidak serta-merta menahan diri, sehingga bentrok antara warga dan petugas keamanan perusahaan terjadi.
Saat ini, Polda Sumut sedang memantau situasi dan berupaya mencari solusi yang tepat untuk mengatasi konflik tersebut. Sementara itu, pihak PT BSRE juga telah membuka jalur komunikasi dengan warga untuk mencari kesepakatan.
Menjelaskan tentang kronologi bentrok, Kapolri Sumut menyatakan bahwa Polda Sumut akan terus memantau situasi dan berupaya mencari solusi yang tepat untuk mengatasi konflik tersebut. “Kami berharap dengan adanya komunikasi dan kesepakatan antara pihak-pihak terkait, konflik dapat segera diatasi,” ucapnya.
**#KonflikWargaPTBSRE #Sipispis #PoldaSumut**