Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mempercepat pembangunan infrastruktur irigasi sebagai upaya untuk meningkatkan produksi pangan nasional. Pembangunan infrastruktur irigasi, kata Sudaryono, merupakan langkah penting dalam menjamin ketersediaan bahan pangan yang cukup dan berkelanjutan.
Pemerintah telah menargetkan peningkatan produktivitas pertanian sebanyak 20% pada tahun 2023 melalui program-program pengembangan infrastruktur pertanian, termasuk pembangunan irigasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan nasional dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pempercepatan pembangunan irigasi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pertanian dalam menjamin ketersediaan bahan pangan. “Kita harus lebih bijak dalam menggunakan lahan pertanian dan mempertahankan keberlanjutan lingkungan,” kata Sudaryono.
Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian, pemerintah juga telah mengembangkan program-program lain, seperti pelatihan teknis petani, peningkatan kualitas benih, serta penggunaan teknologi precision farming. Selain itu, pemerintah juga berencana untuk meningkatkan investasi dalam sektor pertanian.
Meningkatkan produksi pangan nasional juga diharapkan dapat membantu meningkatkan keamanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan. “Kita harus mandiri dalam menjamin ketersediaan bahan pangan, sehingga kita tidak terpengaruh oleh situasi global,” kata Sudaryono.
Pemerintah juga telah berencana untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pertanian lainnya, seperti jalan dan terminal, serta pengembangan wilayah pertanian. “Kita harus lebih bijak dalam menggunakan sumber daya alam dan mempertahankan keberlanjutan lingkungan,” kata Sudaryono.
**#Pertanian #ProduksiPangan #InfrastrukturIrigasi**