—

Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, mengatakan bahwa pihaknya akan mulai mempertimbangkan wacana Piala Dunia 2030 yang diikuti oleh 64 tim. Komentar ini diberikan dalam acara konferensi pers FIFA di Zurich, Switzerland, kemarin. Pemertimbangan ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik bagi pertandingan yang akan diselenggarakan setelah Piala Dunia 2022 di Qatar.

Menurut Infantino, keputusan tentang lokasi dan partisipasi tim dalam Piala Dunia 2030 akan ditentukan melalui proses berbasis konsultasi yang akan dimulai pada bulan Oktober ini. Pada dasarnya, FIFA ingin mengetahui apakah ada negara lain yang tertarik untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030, selain Qatar dan Argentina.

Dalam acara konferensi pers tersebut, Infantino juga mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan beberapa faktor penting sebelum membuat keputusan tentang lokasi dan partisipasi tim. Faktor-faktor ini termasuk biaya yang diperlukan untuk menyelenggarakan pertandingan, ketersediaan infrastruktur, serta tingkat minat masyarakat terhadap sepak bola.

FIFA juga akan mempertimbangkan keputusan dari konstituante FIFA, yang rencananya akan diadakan pada bulan Oktober ini. Konstituante FIFA adalah wujud dari 211 anggota FIFA yang akan berdiskusi dan membuat keputusan tentang hal-hal terkait dengan sepak bola.

Pemertimbangan Piala Dunia 2030 ini juga memungkinkan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap sepak bola, serta menciptakan peluang bagi negara-negara lain untuk menjadi tuan rumah pertandingan besar seperti Piala Dunia.

**#PialaDunia2030 #FIFA #SepakBola**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *