Pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori, menilai pengembangan industri bioetanol berbasis tebu memerlukan kepastian pasar yang kuat. Menurutnya, hal ini karena pelaku industri agroindustri masih mengalami kendala dalam menjual produk bioetanol mereka.
Pengembangan industri bioetanol berbasis tebu telah menjadi tren utama di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Industri ini didukung oleh pemerintah untuk meningkatkan ketergantungan pada bahan bakar renewable dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Namun, khudori menilai bahwa kepastian pasar masih menjadi tantangan utama yang dihadapi oleh pelaku industri agroindustri.
“Ketergantungan pasar bioetanol masih sangat terbatas,” kata Khudori dalam wawancara dengan Tempo Online. “Banyak pihak yang masih ragu-ragu untuk berinvestasi pada industri ini karena tidak adanya kepastian pasar yang kuat.” Dia juga mengungkapkan bahwa biaya produksi yang tinggi menjadi salah satu faktor lain yang mempengaruhi kesulitan pelaku industri agroindustri.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah berkomitmen untuk meningkatkan ketergantungan pada bahan bakar renewable. Namun, peningkatan produksi bioetanol masih belum sebanding dengan konsumsi. Oleh karena itu, Khudori mengharapkan kepastian pasar yang kuat agar industri bioetanol berbasis tebu dapat berkembang lebih lanjut.
Pemerintah juga harus meningkatkan investasi dalam infrastruktur pengolahan dan distribusi bioetanol, sehingga produk ini dapat dijual dengan harga yang kompetitif. Selain itu, Khudori juga mengharapkan bahwa pemerintah dapat menerbitkan regulasi yang lebih jelas untuk industri bioetanol, sehingga pelaku industri agroindustri dapat lebih mudah memahami aturan mainnya.
Dalam jangka panjang, pengembangan industri bioetanol berbasis tebu dapat membantu meningkatkan ketergantungan pada bahan bakar renewable dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Namun, untuk itu diperlukan kepastian pasar yang kuat dan investasi yang signifikan dalam infrastruktur pengolahan dan distribusi.
**#Bioetanol #TeaBasedBiofuel #Sustainability**