Sejak cerita viral, masyarakat Indonesia menjadi semakin perhatian terhadap kisah Almarhum Yurizal, seorang pasien yang menunggal di IGD RSCM. Melalui sebuah thread, dia curhat tentang kesulitan dalam mendapatkan ruang hingga 8 jam di rumah sakit tersebut. Kemenkes (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia) akhirnya mengungkapkan kisah marah pemula BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ini.
Menurut informasi dari Kemenkes, Almarhum Yurizal sebelumnya menulis tentang kesulitan yang dialaminya saat menunggal di IGD RSCM. Dia mengaku harus menunggu hingga 8 jam untuk mendapatkan ruang di rumah sakit tersebut. Kesadaran ini kemudian memicu banyak nakes (netizen) untuk mengecam dan mengkritik kebijakan rumah sakit.
Pernyataan Kemenkes juga menjelaskan bahwa Almarhum Yurizal adalah salah seorang pasien yang berhak mendapatkan jaminan BPJS. Namun, dia tidak menyebutkan nama RS-nya dalam thread tersebut. Sejak itu, cerita ini telah menjadi viral dan memicu perhatian masyarakat.
Pengawasan Kemenkes terhadap keberadaan Almarhum Yurizal di IGD RSCM juga masih terus berlanjut. Hal ini diyakini dapat membantu menyelesaikan masalah kesulitan yang dialami oleh pasien lainnya di rumah sakit.
Dalam beberapa tahun terakhir, BPJS telah menjadi salah satu lembaga yang paling diminati masyarakat Indonesia. Namun, masih banyak keberatan dan kritik yang diajukan oleh masyarakat terhadap layanan BPJS.
**#Kemenkes #BPJS #RSCM #IGD**