**Menggaris Sisi Kritis Mahasiswa Hadapi Gen AI**

Bergerak 2

Perguruan tinggi di Indonesia harus terus memantau dan mengembangkan cara-cara yang sesuai dalam mendidik generasi muda agar dapat bersaing dengan teknologi artificial intelligence (AI) yang semakin canggih. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria meminta perguruan tinggi untuk tetap dapat menjaga sisi kritis mahasiswa dalam menghadapi era Gen AI.

Menurut Nezar, era Gen AI telah membawa perubahan signifikan pada cara manusia berpikir dan berinteraksi. Oleh karena itu, perguruan tinggi harus lebih proaktif dalam mendidik generasi muda agar dapat memiliki kemampuan yang sesuai dengan teknologi tersebut.

“Menggaris sisi kritis mahasiswa adalah sangat penting di era Gen AI,” kata Nezar dalam acara launching program “AI for All” di Jakarta. “Perguruan tinggi harus lebih memantau dan mengembangkan cara-cara yang sesuai agar dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi teknologi AI.”

Nezar juga mengimbangi bahwa penggunaan AI harus dibatasi agar tidak mengganggu hak asasi manusia. “Penggunaan AI harus dilakukan dengan bijak dan transparan,” katanya. “Kita harus lebih memantau dan mengembangkan cara-cara yang sesuai agar dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi teknologi AI.”

Pada awalnya, program “AI for All” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan AI serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi teknologi tersebut. Program ini juga berfokus pada pengembangan kemampuan anak-anak dan remaja agar dapat memiliki kemampuan yang sesuai dengan teknologi AI.

**#GenAI #Pendidikan #Teknologi**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *