Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy mengungkapkan target pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang ditargetkan melebihi 6 persen. Hal ini dikatakan dalam acara Bappenas dan Dalam Negeri (Kemenkeu) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam acara tersebut, Rachmat Pambudy menyebutkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai sentral bisnis di Indonesia. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya pengembangan dan revitalisasi sektor-sektor strategis.
Bappenas juga menargetkan akan meningkatkan investasi di Jawa Timur melalui program-program seperti “Jabar Ekonomi” yang memiliki potensi menjadi sentral bisnis di Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam acara tersebut, Rachmat Pambudy juga menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi dan dengan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan. “Kerja sama adalah kunci keberhasilan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur,” ujar Rachmat Pambudy.
Bappenas juga menargetkan akan meningkatkan kapasitas infrastruktur di Jawa Timur, sehingga menjadi sentral bisnis yang strategis. Program-program seperti pengembangan jalan raya, bandar udara, dan pelabuhan juga diprioritaskan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam acara tersebut, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) juga menargetkan akan meningkatkan penyelesaian masalah lingkungan dan konservasi alam. Program-program seperti penghijauan, pengelolaan air, dan pengelolaan limbah juga diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
#PertumbuhanEkonomi #JawaTimur #Bappenas