Sebanyak 45 santri Ponpes Mambaul Hikam, Sidoarjo, kembali dilarikan ke rumah sakit, yakni RSUD RT Notopuro dan RSI Siti Hajar, setelah sebelumnya mengalami keracunan minuman berbahan kimia (MBG) yang mereka konsumsi. Kegawatannya makin memburuk karena beberapa santri mengalami gejala mual-muntah.
Pada awalnya, santri-santri tersebut mengalami gejala yang ringan, seperti mual dan muntah. Namun, setelah beberapa jam, gejala tersebut makin memburuk, sehingga memerlukan perawatan khusus di rumah sakit. Keterlambatan dalam mengetahui efek samping MBG yang digunakan santri tersebut menjadi penyebab kegawatannya makin memburuk.
Dokter-dokter di RSUD RT Notopuro dan RSI Siti Hajar segera melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap santri-santri tersebut. Mereka memberikan perawatan yang tepat dan mengawasi kondisi santri secara ketat.
Kepala Ponpes Mambaul Hikam, Sidoarjo, mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan cepat dan tegas terhadap santri yang mengkonsumsi MBG. “Kita akan mengadakan pemeriksaan dan penanganan yang lebih lanjut terhadap santri-santri tersebut,” kata Kepala Ponpes Mambaul Hikam, Sidoarjo.
Pihak RSUD RT Notopuro dan RSI Siti Hajar juga mengatakan bahwa mereka akan mengawasi kondisi santri secara ketat dan memberikan perawatan yang tepat. “Kita berharap santri-santri tersebut segera sembuh dan dapat kembali beraktivitas,” kata pejabat RSUD RT Notopuro dan RSI Siti Hajar.
#Kesehatan #Santri #RSUD #RSI #Pemulihan