Tidak kurang 8 anak buah kapal (ABK) terbukti selamat setelah kapal tunda mereka tenggelam di perairan Bawean, Gresik, Jawa Timur. Berdasarkan laporan, peristiwa tersebut terjadi pada tengah malam, Minggu, tanggal 12 Februari.
Berbagai pihak mulai mengumpulkan informasi dan bantuan untuk membantu korban. Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan, yang terdiri atas anggota TNI AL, Polri, dan Korps Laskar Wanita TNI, telah mengevakuasi 8 ABK korban dari perairan yang sedang digenangi lumpur.
“Proses evakuasi memang tidak mudah, karena air laut sangat dalam dan kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk menggunakan kapal,” kata Kepala Tim SAR, Laksamana Purnawirawan TNI AL. “Namun, dengan kerja sama tim dan peralatan yang memadai, kami berhasil mengevakuasi korban dan membawanya ke darat.”
Korban-korban tersebut diterapi di rumah sakit terdekat dan kondisi umumnya dinyatakan stabil. Pihak berwenang sedang mengumpulkan informasi lebih lanjut untuk mengetahui apa sebab kapal tunda tenggelam.
Pemerintah setempat juga telah mengirimkan tim bantuan dan peralatan untuk membantu proses evakuasi dan pengobatan korban.
Dalam beberapa hari terakhir, perairan Bawean telah mengalami cuaca buruk, dengan angin kencang dan gelombang tinggi. Apa yang menjadi penyebab kapal tunda tenggelam masih menjadi permasalahan yang diteliti.
**#KapalTundaTenggelam #PerairanBawean #SAR**