2
Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau) Marsekal Muda TNI Daan Sulfi telah mengungkapkan kronologi tewasnya Serda ADAM Fachry (Serda AMF), seorang anggota TNI AU yang meninggal dalam penyelidikan operasi militer. Serda AMF tewas akibat kecelakaan saat melakukan eksplorasi lokasi operasi militer di tengah hutan.
Menurut Danpuspomau, kronologi tewasnya Serda AMF adalah sebagai berikut. Pada pukul 08.00 WIB, Serda AMF berangkat menuju lokasi operasi militer bersama timnya untuk melakukan eksplorasi. Dalam perjalanan, tim Serda AMF menemukan sebuah sumur yang berpotensi sebagai posisi pengamatan. Namun, saat mereka hendak melihat lebih dekat, Serda AMF jatuh ke dalam sumur dan tidak dapat dicapai.
Pada pukul 09.30 WIB, tim Serda AMF melaporkan kejadian tersebut ke Danpuspomau. Danpuspomau segera mengirimkan tim penyelidikan untuk menemukan Serda AMF. Setelah beberapa jam penyelidikan, tim penyelidikan akhirnya menemukan mayat Serda AMF di dasar sumur.
Marsekal Muda TNI Daan Sulfi mengatakan bahwa kecelakaan Serda AMF adalah sebagai akibat kesalahan dalam pengambilan keputusan dan kurangnya pengawasan. “Kita harus belajar dari kejadian ini dan berusaha meningkatkan kesadaran dan pengawasan dalam operasi militer,” kata Marsekal Muda TNI Daan Sulfi.
Kematian Serda AMF sangat berdampak pada anggota TNI AU dan keluarganya. Marsekal Muda TNI Daan Sulfi mengatakan bahwa mereka sedang berusaha untuk memberikan dukungan dan bantuan pada keluarga Serda AMF.
#TNI AU #Kematian #OperasiMiliter #Kesadaran