Pakar lahan gambut Dr. Asmadi Saad dari Universitas Jambi (Unja) menegaskan bahwa Rencana Perlindungan Pengawetan Lahan Gambut (RPPEG) berperan penting dalam mencegah kerusakan dan kebakaran lahan gambut. Lahan gambut adalah habitat yang unik dan berpotensi sebagai sumber daya alam yang berharga, namun sebaliknya juga rentan terhadap kerusakan dan kehancuran.
Menurut Dr. Asmadi Saad, RPPEG adalah langkah awal dalam mengawetkan lahan gambut, yang pada dasarnya memerlukan perencanaan yang matang dan partisipasi aktif dari berbagai pihak. “RPPEG bukan hanya sekadar dokumen yang berisi beberapa rencana, tapi lebih dari itu, itu adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk menjaga kelestarian lahan gambut,” jelasnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, lahan gambut di Indonesia telah mengalami kerusakan dan kebakaran yang signifikan, yang pada akhirnya berdampak pada hilangnya biodiversity dan kehilangan potensi sumber daya alam. Oleh karena itu, RPPEG menjadi sangat penting dalam mengantisipasi dan mengatasi kerusakan lahan gambut.
Selain itu, RPPEG juga berperan penting dalam menjaga kelestarian masyarakat yang hidup di sekitar lahan gambut. Masyarakat lokal telah lama mengenal dan memanfaatkan lahan gambut sebagai sumber daya yang berharga, namun sebaliknya juga rentan terhadap kerusakan dan kehancuran.
Dalam hal ini, RPPEG juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat lokal dan pemerintah daerah. “RPPEG tidak hanya berfokus pada lahan gambut, tapi juga pada masyarakat yang hidup di sekitar lahan gambut. Kita harus bekerja sama untuk menjaga kelestarian lahan gambut dan masyarakat,” jelas Dr. Asmadi Saad.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat, RPPEG juga memerlukan edukasi dan komunikasi yang efektif. “Kita harus menjelaskan pentingnya RPPEG dan bagaimana RPPEG dapat membantu menjaga kelestarian lahan gambut dan masyarakat,” tambahnya.
#RppegPenting #LahanGambut #Kelestarian #SumberDaya Alam