Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyesalkan aksi massa berpakaian hitam yang membuat kericuhan dengan merusak hingga berbagai infrastruktur di kota. Kericuhan tersebut terjadi saat May Day 2023, sebuah acara untuk memperingati Hari Buruh Sedunia.
Menurut sumber-sumber setempat, aksi massa baju hitam telah mengalami konflik dengan pihak berwenang sejak sore hari. Mereka yang terlibat dalam aksi tersebut tampaknya memiliki tujuan sendiri yang tidak jelas, sehingga menyebabkan kericuhan dan kerusakan pada beberapa infrastruktur di kota.
Farhan menyesalkan kejadian ini karena dapat berpotensi menciptakan ketidakstabilan di masyarakat. “Kita harus menjaga keselamatan warga dan menghindari konflik yang tidak perlu,” ucapnya dalam sebuah keterkaitan dengan wartawan.
Dalam beberapa jam terakhir, aksi massa baju hitam telah membuat kerusakan pada beberapa infrastruktur, termasuk pagar jalan, lampu lalu lintas, dan sebagainya. Kericuhan tersebut juga menyebabkan lalu lintas di kota menjadi terganggu.
Pihak berwenang sudah melakukan upaya untuk mengatasi kejadian ini, dengan mengumpulkan informasi dan menahan beberapa pelaku aksi yang diduga memiliki peranan dalam konflik tersebut.
Warga Bandung juga telah dikontan oleh kejadian ini, dengan beberapa orang menyatakan kesalahan pihak berwenang dalam mengatur acara May Day. Namun, hal ini tidak serta-merta menutup kemungkin bahwa aksi massa baju hitam dapat memicu konflik dan kerusakan.
#MayDay #Bandung #Kericuhan #AksiMassa