Pemerintah Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang mengeksplorasi pentingnya menjunjung kemanusiaan dan hak asasi manusia. Gubernur Bali, I Wayan Koster, dalam sambutannya meminta warga agar tidak bermain-main dengan hak-hak lain yang bersifat subjektif.
Rapat koordinasi Forkopimda ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari Pemerintah Provinsi Bali, termasuk wakil-wakil beberapa kabupaten dan kota. Diskusi intensif berlangsung seputar isu-isu sosial dan ekonomi yang mempengaruhi kehidupan masyarakat Bali.
Menurut Gubernur Koster, menjunjung kemanusiaan dan hak asasi manusia adalah tanggung jawab kolektif. “Kita semua harus menjadi pemain utama dalam menjaga dan mengembangkan kemanusiaan di provinsi ini,” ujarnya. Ia juga meminta warga agar lebih peduli terhadap isu-isu sosial yang mempengaruhi kehidupan masyarakat, seperti kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan ekonomi.
Dalam sambutannya, Gubernur Koster juga mengingatkan bahwa kemanusiaan dan hak asasi manusia harus menjadi tujuan utama dalam setiap keputusan yang diambil oleh pemerintah. “Kita tidak boleh bermain-main dengan hak-hak lain yang bersifat subjektif, tapi harus menjaga dan mengembangkan kemanusiaan dan hak asasi manusia,” ujarnya.
Rapat koordinasi Forkopimda ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pemerintah dan masyarakat Bali untuk berdiskusi dan menemukan solusi atas isu-isu sosial dan ekonomi yang mempengaruhi kehidupan masyarakat.
#Kemanusiaan #HakAsasiManusia #Bali