Pakar hukum tata negara Prof. Jimly Asshiddiqie mengingatkan peran besar para hakim di seluruh Indonesia untuk termasuk dalam mekanisme penyeimbang eksekutif-legislatif. Dalam berbicara pada acara “Menggali Nilai Keadilan” yang diselenggarakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jimly mengemukan pentingnya peran hakim dalam menjaga keseimbangan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
Dalam penjelasannya, Jimly menekankan bahwa peran para hakim sebagai penyeimbang eksekutif-legislatif sangatlah penting. “Hakim harus mengawasi baik eksekutif maupun legislatif agar tidak melampaui batas,” katanya. “Keadilan berjalan jika hakim mampu menjaga keseimbangan dan menyelesaikan sengketa secara adil.”
Jimly juga menekankan bahwa peran para hakim sebagai pengawas eksekutif-legislatif harus dilakukan dengan bijak dan tidak bermuka-muka. “Hakim tidak boleh menjadi bagian dari kepentingan politik, tetapi harus tetap independen dan profesional,” katanya.
Pernyataan Jimly ini dipandang sebagai tanda bahwa pemerintah Indonesia sebenarnya memerlukan peran para hakim yang aktif dalam menjaga keseimbangan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
#KeadilanBerjalan #HakimActive #MenggaliNilaiKeadilan