2
Sekretaris Jenderal ASEAN, Dato’ Sri Lim Jock Hoi, meminta agar manfaat teknologi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi baru di ASEAN dapat dirasakan secara luas, terutama oleh usaha kecil dan menengah (UMKM) serta negara kecil. Hal ini dikatakan dalam acara ASEAN-ECOSOC Forum for Sustainable Development 2023, yang diadakan pada tanggal 14-15 Februari 2023 di Bangkok, Thailand.
Dalam pidato yang berisi, Dato’ Sri Lim Jock Hoi mengingatkan bahwa teknologi AI dan teknologi baru dapat menjadi alat yang kuat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ASEAN, terutama UMKM dan negara kecil. Namun, ia juga menegaskan bahwa agar manfaat ini dapat dirasakan, ASEAN harus bekerja sama untuk mengembangkan infrastruktur, meningkatkan kemampuan, serta membangun ekosistem yang mendukung pengembangan teknologi AI dan teknologi baru.
ASEAN juga harus memastikan bahwa teknologi AI dan teknologi baru dapat diakses secara luas dan seimbang, serta tidak memunggungi UMKM dan negara kecil. Dato’ Sri Lim Jock Hoi juga menyarankan agar ASEAN dapat berkolaborasi dengan organisasi internasional lainnya, seperti Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (ECOSOC), untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ASEAN.
Pemerintahan ASEAN juga harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan penduduknya, serta membangun ekosistem yang mendukung pengembangan teknologi AI dan teknologi baru. Selain itu, ASEAN juga harus memastikan bahwa teknologi AI dan teknologi baru dapat diintegrasikan dengan kebijakan dan strategi ASEAN, serta tidak memunggungi UMKM dan negara kecil.
Dalam kaitan ini, ASEAN menilai manfaat kecerdasan buatan (AI) dan teknologi baru harus dapat dirasakan secara luas, terutama oleh UMKM dan negara kecil. ASEAN juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ASEAN, serta memastikan agar teknologi AI dan teknologi baru dapat diakses secara luas dan seimbang.
#AIforDevelopment #ASEANUnited #InnovationForGrowth