Badan Gizi Nasional (BGN) telah menemukan potensi besar dalam menggunakan minyak jelantah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai sumber energi hijau. Dalam sebuah keterangan, BGN menyatakan bahwa sekitar enam juta liter minyak jelantah yang dikumpulkan melalui program MBG memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai bahan bakar alternatif.

Program MBG sendiri telah berlangsung beberapa tahun dan bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat dengan memberikan makanan bergizi kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dalam prosesnya, program ini juga menghasilkan volume minyak jelantah yang signifikan.

BGN menunjukkan bahwa potensi menggunakan minyak jelantah sebagai sumber energi hijau sangat besar. Mereka berencana untuk melakukan uji coba skala kecil terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke tahap produksi massal.

Selain itu, BGN juga menunjukkan bahwa penggunaan minyak jelantah sebagai sumber energi hijau dapat membantu meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Dalam jangka panjang, ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghematan energi dan perlindungan lingkungan.

BGN juga berencana untuk bekerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan studi lanjut dan mengembangkan teknologi yang lebih efektif dalam mengolah minyak jelantah menjadi bahan bakar alternatif. Dengan demikian, BGN berharap dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan memberikan kontribusi pada penghematan energi di Indonesia.

#EnergiHijau #MBG #BGN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *