Gunung Dukono, salah satu gunung berapi yang paling aktif di Indonesia, kembali menimbulkan kekhawatiran setelah terjadi bencana alam pada akhir pekan lalu. Berdasarkan informasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), evakuasi paksa terhadap lebih dari 20 pendaki yang sedang menantang gunung tersebut telah dilakukan.
Pihak keamanan segera bergerak setelah menerima laporan tentang jatuhnya satu korban jiwa dan dua pendaki lain yang masih dalam pencarian. Kondisi cuaca gunung yang sangat buruk, dengan hujan lebat dan angin kencang, menjadi penyebab utama bencana ini.
Menurut sumber-sumber di lokasi, para pendaki yang meninggal dunia adalah seorang pria asal Jakarta yang berusia 35 tahun. Sementara dua pendaki lainnya masih dalam pencarian dan statusnya belum jelas. Berbagai tim penyelamatan telah diterbangkan untuk mencari korban dan memastikan keselamatan mereka.
Kegiatan gunung Dukono menjadi semakin aktif setelah awal tahun ini, dengan beberapa kali erupsi yang terjadi tanpa peringatan sebelumnya. Kondisi tersebut membuat pemerintah mengeluarkan peringatan tertinggi untuk wilayah sekitar gunung.
Kegiatan pendaki di gunung Dukono sendiri telah dibatalkan sementara oleh pihak keamanan setelah terjadi bencana ini. Para pendaki yang sedang menantang gunung tersebut dilarang keras untuk melanjutkan perjalanan.
Pemerintah meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini tentang kondisi gunung Dukono.
#GunungDukono #BencanaAlam #Pendaki