Kapal Rumah Sakit TNI AL KRI dr Soeharso telah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan akses pada korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Kapal medis milik TNI AL ini telah menjadi salah satu pelampung bagi korban yang mengalami cedera parah, termasuk patah tulang. Selama masa baku, KRI dr Soeharso telah menerima pasien korban gempa bumi dan memberikan pertolongan medis yang diperlukan.
Dalam beberapa hari terakhir, KRI dr Soeharso telah menjadi salah satu tempat yang paling aktif dalam memberikan pertolongan medis pada korban gempa bumi. Kapal medis ini telah menerima lebih dari 100 korban dan memberikan pertolongan medis yang diperlukan, termasuk operasi bedah dan pengobatan lainnya.
Kapten dr Soeharso, sebagai komandan KRI dr Soeharso, mengatakan bahwa timnya telah bekerja keras untuk memberikan pertolongan medis yang diperlukan pada korban. “Kami sangat bersympati dengan korban gempa bumi dan kami berusaha keras untuk memberikan pertolongan medis yang diperlukan,” katanya.
Dalam beberapa hari terakhir, KRI dr Soeharso telah menjadi salah satu tempat yang paling aktif dalam memberikan pertolongan medis pada korban gempa bumi. Kapal medis ini telah menerima lebih dari 100 korban dan memberikan pertolongan medis yang diperlukan, termasuk operasi bedah dan pengobatan lainnya.
TNI AL juga telah bekerja keras untuk memberikan bantuan lainnya, termasuk bantuan logistik dan bantuan teknis. “Kami berusaha keras untuk memberikan bantuan yang diperlukan untuk korban gempa bumi,” kata Kolonel Infantri TNI AL, R. M. Hartono.
Dalam beberapa hari terakhir, KRI dr Soeharso telah menjadi salah satu tempat yang paling aktif dalam memberikan pertolongan medis pada korban gempa bumi. Kapal medis ini telah menerima lebih dari 100 korban dan memberikan pertolongan medis yang diperlukan, termasuk operasi bedah dan pengobatan lainnya.
#GempaNTT #KapalMedis #TNIAL #KRI dr Soeharso