Indonesia meminta komunitas internasional mengambil tindakan cepat dan jelas untuk menghentikan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh rezim zionis Israel di Yerusalem. Kedaulatan Palestina, khususnya wilayah Yerusalem Timur, menjadi sorotan kegiatannya.

Menurut data, Israel telah merealisasikan proyek pembangunan rumah-rumah penduduk Yahudi di Yerusalem Timur, yang diyakini sebagai bagian dari upaya untuk memungut wilayah Palestina. Kegiatan ini menimbulkan kekhawatiran dan protes keras dari dunia internasional.

Indonesia telah mengirimkan saran-saran kepada pihak Israel agar segera menghentikan pelanggaran hak asasi manusia dan mengembalikan status quo sebelumnya. “Kami meminta komunitas internasional untuk tidak diam dan mengambil tindakan cepat untuk mencegah pelanggaran hak asasi manusia yang lebih lanjut,” ujar Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.

Indonesia juga telah berdiskusi dengan diplomat-diplomat Palestina dan lain-lainnya di luar negeri untuk menggalakkan tindakan kolektif dan solidaritas antara bangsa-bangsa. “Kami percaya bahwa keberadaan Israel sebagai negara yang mempunyai hak asasi manusia harus dihormati dan dijamin,” ujar Menteri Luar Negeri Indonesia.

Dalam kaitannya, beberapa organisasi hak asasi manusia telah mengadakan protes terhadap tindakan Israel. “Tindakan Israel ini tidak hanya melanggar hak Palestina, tapi juga melecehkan jiwa-jiwa dan harkat-harakat manusia,” ujar Presiden Komisi Hak Asasi Manusia Indonesia.

#IndonesiaBerjuangBumiBersatu #HakAsasiManusiaDiUjungTangan #PalestinaDeservingOfRespect

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *