——————————————————–

Dehidrasi, sebuah kondisi yang tidak hanya berbahaya bagi kesehatan tubuh, tapi juga dapat berisiko ganggu jantung hingga fungsi ginjal. Menurut Dr. Putri Sakti, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K, dehidrasi tidak boleh diabaikan dan harus diwaspadai, terutama pada individu yang berisiko terhadap penyakit jantung dan ginjal.

“Dehidrasi dapat terjadi pada siapa pun, baik orang tua maupun anak-anak,” kata dr. Putri Sakti. “Namun, pada individu yang berisiko terhadap penyakit jantung dan ginjal, dehidrasi dapat berisiko ganggu fungsi organ-organ vital tersebut.”

Pada umumnya, dehidrasi terjadi karena tubuh tidak menghasilkan cairan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Gejala dehidrasi dapat terlihat pada kulit yang kering, mata yang kering, dan buang air kecil yang tidak normal. Pada individu yang lebih lanjut, dehidrasi dapat menyebabkan tekanan darah yang tinggi, kardiovaskuler, dan fungsi ginjal yang rusak.

Dr. Putri Sakti juga menambahkan bahwa dehidrasi dapat terjadi pada siapa pun, termasuk pada orang yang sehat, karena berbagai faktor seperti cuaca panas, olahraga yang intens, dan penggunaan obat-obatan yang berpotensi menyebabkan dehidrasi.

“Jika dehidrasi tidak diatasi, maka dapat berisiko ganggu fungsi organ-organ vital, seperti jantung dan ginjal,” kata dr. Putri Sakti. “Oleh karena itu, sangat penting untuk waspadai gejala dehidrasi dan mengatasi kondisi tersebut segera.”

——————————————————–

#Dehidrasi #Kesehatan #Jantung #Ginjal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *