2

Sebagai tanggapan terhadap kinerja harga modal global, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, mengingatkan bahwa Indonesia tidak hanya perlu mempersiapkan diri menghadapi perubahan tersebut dengan hanya mempercayakan Bank Indonesia (BI) untuk mengatur suku bunga. Fakhrul Fulvian menjelaskan bahwa Indonesia perlu membangun sistem keuangan yang lebih kuat dan stabil, serta meningkatkan kemampuan pasar modal nasional.

“Kita tidak hanya perlu mengandalkan BI untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Fakhrul Fulvian dalam sebuah wawancara. “Kita perlu membangun sistem keuangan yang lebih kuat dan stabil, serta meningkatkan kemampuan pasar modal nasional.” Ia menjelaskan bahwa kemampuan pasar modal nasional sangat berpengaruh terhadap kemampuan Indonesia dalam menghadapi perubahan harga modal global.

Fakhrul Fulvian juga mengingatkan bahwa Indonesia perlu meningkatkan pengawasan terhadap pasar modal nasional, serta meningkatkan kemampuan regulator dan pengawas pasar modal. “Kita perlu meningkatkan pengawasan terhadap pasar modal nasional, serta meningkatkan kemampuan regulator dan pengawas pasar modal,” kata Fakhrul Fulvian.

Menurut Fakhrul Fulvian, meningkatkan kemampuan pasar modal nasional dapat dilakukan dengan meningkatkan investasi di sektor-sektor strategis, seperti infrastruktur, energi, dan teknologi. “Meningkatkan investasi di sektor-sektor strategis, seperti infrastruktur, energi, dan teknologi, dapat meningkatkan kemampuan pasar modal nasional,” kata Fakhrul Fulvian.

Dalam beberapa tahun terakhir, harga modal global telah mengalami penurunan signifikan, yang berdampak pada kinerja pasar modal nasional. Fakhrul Fulvian mengingatkan bahwa Indonesia perlu mempersiapkan diri menghadapi perubahan tersebut dengan membangun sistem keuangan yang lebih kuat dan stabil.

#EkonomiIndonesia #PasarModal #HargaSahamGlobal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *