**Mantan Jaksa Agung Muda Minta Publik Tak Berspekulasi Soal Kematian Sutrimo**
_____________________________________________________
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dan keluarganya meminta publik tidak berspekulasi soal kematian mantan Direktur Utama Badan Pemberdayaan Sosial Nasional (BPSN) Sutrimo. Mereka menganggap spekulasi publik yang berlebihan hanya akan menimbulkan trauma bagi keluarga korban.
Febrie Adriansyah, dalam keterangan resmi, mengatakan bahwa keluarganya memahami pentingnya informasi seputar kematian Sutrimo. Namun, mereka juga berharap masyarakat tidak terlalu cepat menuduh atau membuat spekulasi soal kejadian tersebut. “Kita hanya ingin memberikan kesempatan pada polisi untuk melakukan penyelidikan dan investigasi yang seksama,” kata Febrie Adriansyah.
Sutrimo, 54 tahun, ditemukan tewas di rumahnya di Jakarta Utara beberapa hari lalu. Penyelidikan masih berlangsung, namun belum diketahui sebab pasti kematian Sutrimo. Berbagai spekulasi dan teori telah muncul di media sosial, tetapi Febrie Adriansyah dan keluarganya menginginkan masyarakat tidak terlalu cepat menuduh atau membuat spekulasi soal kejadian tersebut.
Dalam keterangan resmi lainnya, Febrie Adriansyah juga mengatakan bahwa keluarganya memahami pentingnya kesadaran masyarakat terhadap isu-isu sosial dan politik. Mereka berharap masyarakat dapat lebih cerdas dan bijak dalam berbagi informasi seputar kejadian tersebut.
Keseluruhan, Febrie Adriansyah dan keluarganya menginginkan masyarakat untuk bersikap lebih santai dan tidak terlalu cepat menuduh atau membuat spekulasi soal kematian Sutrimo. Mereka berharap masyarakat dapat lebih cerdas dan bijak dalam berbagi informasi seputar kejadian tersebut.
_____________________________________________________
#MantanJaksaAgungMuda #KematianSutrimo #PublikTakBerspekulasi