—
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) sukses menghadirkan 26 perusahaan nasional dalam INA-LAC Business Mission 2026 di Chile. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kerjasama bisnis antara Indonesia dan negara-negara Amerika Selatan.
Dalam kategori pertama, yaitu industri manufaktur, enam perusahaan Indonesia berpartisipasi, termasuk PT Astra International Tbk, PT Indomobil Salef dan PT Gajah Tunggal. Mereka mempromosikan produknya seperti alat berat, kendaraan, dan peralatan industri. “Kami berharap kerjasama bisnis ini dapat meningkatkan ekspor Indonesia ke Amerika Selatan dan mempromosikan produk nasional,” ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.
Selain itu, enam perusahaan Indonesia lainnya berpartisipasi dalam kategori pertanian, termasuk PT Agro International dan PT Triputra Agro. Mereka mempromosikan produk pertanian Indonesia seperti kelapa, karet, dan beras. “Kami ingin meningkatkan kerjasama bisnis antara Indonesia dan Amerika Selatan, serta meningkatkan ekspor Indonesia ke negara-negara tersebut,” kata Direktur Jenderal Kemlu RI, AM Fachru Rahman.
Dalam kategori lain, yaitu energi dan sumber daya, beberapa perusahaan Indonesia berpartisipasi, termasuk PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT MedcoEnergi. Mereka mempromosikan produk energi dan sumber daya Indonesia, seperti gas dan minyak. “Kami ingin meningkatkan kerjasama bisnis antara Indonesia dan Amerika Selatan, serta meningkatkan ekspor Indonesia ke negara-negara tersebut,” kata Direktur Jenderal Kemlu RI, AM Fachru Rahman.
Kesepakatan bisnis sebesar Rp6,16 triliun yang dicapai dalam acara ini antara lain meliputi pengembangan infrastruktur, investasi, dan kerjasama bisnis. “Kami berharap kerjasama bisnis ini dapat meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Amerika Selatan, serta meningkatkan ekspor Indonesia ke negara-negara tersebut,” kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.
—
#INA-LACBusinessMission #IndonesiaChile #BusinessPartnership