2
Indonesia dan Tiongkok telah membahas potensi kerja sama dalam bidang Artificial Intelligence (AI) dan ekonomi digital. Pada acara tersebut, konsorsium dari 21 universitas di Indonesia dan enam industri strategis berpartisipasi. Trio Adiono, salah satu pemimpin delegasi Indonesia, mengatakan bahwa semikonduktor menjadi salah satu bidang yang paling menjanjikan untuk kerja sama.
Dalam acara tersebut, Indonesia dan Tiongkok membahas potensi pengembangan AI untuk meningkatkan efisiensi dalam berbagai sektor, seperti industri, pertanian, dan kesehatan. Mereka juga membahas cara mengintegrasikan teknologi AI dengan ekonomi digital untuk meningkatkan kemampuan negara-negara dalam menerima tantangan global.
Indonesia telah menjadi tujuan utama bagi investasi Tiongkok dalam sektor teknologi, termasuk AI. Sejak tahun 2015, Tiongkok telah menginvestasikan lebih dari US$10 miliar di Indonesia. Investasi tersebut telah membantu meningkatkan kemampuan teknologi Indonesia dan menopang perkembangan ekonomi digital.
Trio Adiono juga menyebutkan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dapat membantu meningkatkan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan industri AI yang lebih kuat. “Kami berharap kerja sama ini dapat membantu meningkatkan kemampuan kita dalam mengembangkan industri AI yang lebih kuat,” kata Trio Adiono.
Kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menerima tantangan global. Dalam era digital, negara-negara harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan teknologi AI yang lebih kuat agar dapat menopang perkembangan ekonomi digital.
#IndonesiaChina #AI #EconomyDigital #Innovation