——————————————————–

Iran mengecam “diplomasi sandiwara” yang dilakukan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran. Keterangan ini dikemukakan Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua parlemen Iran sekaligus ketua tim negosiator Iran dalam pembicaraan dengan AS.

Menurut Ghalibaf, AS tidak memiliki keberanian untuk berbicara jujur dan langsung dengan Iran. “Mereka hanya berbicara dengan suara yang keras, tetapi isi percakapannya tidaklah seperti itu,” katanya.

Ghalibaf juga mengkritik AS karena takut melakukan perubahan dalam kebijakan-kebijakan lama mereka terhadap Iran. “AS hanya ingin mempertahankan status quo dan tidak mau berubah,” ujarnya.

Pernyataan Ghalibaf ini disebabkan oleh keterlibatan AS dalam pembicaraan tentang penolakan Iran terhadap dialog diplomatik dengan Amerika Serikat. Iran telah mengecam “diplomasi sandiwara” yang dilakukan AS, yang dianggap sebagai upaya untuk mempengaruhi kebijakan-kebijakan Iran.

Iran juga telah menuduh AS karena takut melakukan perubahan dalam kebijakan-kebijakan lama mereka terhadap Iran. “AS hanya ingin mempertahankan status quo dan tidak mau berubah,” ujarnya.

Keterlibatan AS dalam pembicaraan tentang penolakan Iran terhadap dialog diplomatik dengan Amerika Serikat telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan petinggi Iran. Mereka telah mengkritik AS karena takut melakukan perubahan dalam kebijakan-kebijakan lama mereka terhadap Iran.

Pemerintah Iran telah mengecam “diplomasi sandiwara” yang dilakukan AS, yang dianggap sebagai upaya untuk mempengaruhi kebijakan-kebijakan Iran. Mereka juga telah mengkritik AS karena takut melakukan perubahan dalam kebijakan-kebijakan lama mereka terhadap Iran.

Sementara itu, AS telah mengecam Iran karena tidak mau berbicara jujur dan langsung dengan mereka. “AS hanya ingin mempertahankan status quo dan tidak mau berubah,” ujarnya.

#Iran #Diplomacy #USA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *