———————————–
Dalam sebuah wawancara, Ketua Umum DPP Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Areif Hidayat berpendapat bahwa konsep Trisakti harus diterapkan dalam menjalankan pemerintahan. Konsep Trisakti yang berarti “Tujuan” (Tujuan), “Sasaran” (Target), dan “Langkah” (Action Plan) ini diyakininya sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
Menurut Areif, pemerintah harus memiliki visi yang jelas dalam menjalankan kebijakan. Visi tersebut harus didasari pada tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, sehingga pelaksanaan kebijakan menjadi lebih efektif dan efisien. “Kita tidak boleh hanya berbicara soal visi dan misi tanpa memiliki tujuan yang jelas,” katanya.
Areif juga menekankan pentingnya kemampuan pemerintah dalam mengidentifikasi sasaran-sasarannya, sehingga kebijakan-kebijakan yang diambil dapat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Sasaran adalah bagian dari Trisakti, karena tanpa sasaran, kita tidak tahu apa yang kita ingin capai,” tambahnya.
Dalam menjalankan pemerintahan, Areif juga menekankan pentingnya memiliki rencana aksi (Action Plan) yang jelas. “Langkah-langkah yang kita ambil harus didasari pada tujuan dan sasaran yang telah kita tetapkan,” katanya. Dengan demikian, pelaksanaan kebijakan menjadi lebih terencana dan efektif.
Penggunaan konsep Trisakti dalam pemerintahan diyakininya juga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah. “Dengan memiliki tujuan, sasaran, dan langkah yang jelas, kita dapat memantau kemajuan pelaksanaan kebijakan dan melakukan perbaikan jika dibutuhkan,” tambah Areif.
———————————–
#Pemerintahan #Trisakti #Kesadaran