Presiden Joko Widodo yang menjabat hingga 20 Oktober 2024 telah mengingatkan pamong praja muda bahwa kinerja dan keputusan mereka dalam menjalankan tugas sebagai pelaksana kebijakan pemerintahan adalah faktor utama yang mempengaruhi kepercayaan rakyat. Keterangan ini disampaikan Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan dan Wakil Presiden Indonesia, dalam pertemuan dengan pengawas pamong praja muda di Jakarta.

Prabowo mengingatkan bahwa sebagai pelaksana kebijakan pemerintahan, pamong praja harus memiliki kinerja yang baik dan keputusan yang bijak dalam menjalankan tugas. Hal ini dikarenakan rakyat mempercayai pemerintah berdasarkan prestasi dan penampilan yang diperlihatkan oleh pamong praja. “Kinerja dan keputusan pamong praja adalah faktor utama yang mempengaruhi kepercayaan rakyat,” katanya.

Menurut Prabowo, keterjaminan rakyat dapat dicapai jika pamong praja memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola sumber daya dan menjalankan tugas dengan tanggung jawab. Dalam hal ini, pamong praja harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat dan memiliki visi yang jelas untuk mencapai tujuan pemerintahan.

Prabowo juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi sebagai salah satu faktor kunci keberhasilan pamong praja. “Kolaborasi antarinstansi adalah kunci utama untuk meningkatkan kinerja pamong praja,” katanya. Dengan demikian, pamong praja harus memiliki kemampuan kerjasama yang baik dengan instansi lainnya.

Pentingnya keterjaminan rakyat oleh pamong praja ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Menurut undang-undang ini, pemerintah daerah harus memiliki kinerja yang baik dan keputusan yang bijak dalam menjalankan tugas sebagai pelaksana kebijakan pemerintahan.

**#PamongPraja #KeterjaminanRakyat #KinerjaPemerintahan**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *