Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengumumkan berita gembira bahwa National Cassava Center (NCC) akan dibangun di provinsi ini. Berbasis pada konsep ekosistem komoditi terintegrasi, NCC bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi singkong yang menjadi komoditas penting bagi masyarakat Lampung.
Dalam upaya meningkatkan nilai tambah singkong, NCC akan berperan sebagai sentral informasi dan edukasi untuk para petani dan pengusaha. Melalui program ini, NCC akan memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada para petani agar dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas singkong.
Selain itu, NCC juga akan berperan sebagai platform untuk mempromosikan produk singkong Lampung ke tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian, NCC diharapkan dapat menjadi sentral penggerak pertumbuhan ekonomi provinsi ini.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa NCC tidak hanya berfokus pada aspek produksi singkong, namun juga akan memberikan perhatian pada aspek sosial dan lingkungan. “Kami ingin menciptakan ekosistem yang seimbang dan berkelanjutan, sehingga petani dan masyarakat dapat hidup dengan sejahtera,” katanya.
Dalam beberapa tahun terakhir, singkong telah menjadi salah satu komoditas penting bagi masyarakat Lampung. Selain sebagai sumber gizi yang kaya, singkong juga digunakan sebagai bahan bakar dan bahan industri. Dengan demikian, NCC diharapkan dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan kesengajaan masyarakat terhadap perlindungan lingkungan dan pelestarian sumber daya alam.
Tidak hanya itu, NCC juga akan berperan sebagai platform untuk membangun kerja sama antar instansi, lembaga, dan masyarakat. Dengan demikian, NCC diharapkan dapat menjadi sentral penggerak pertumbuhan ekonomi dan sosial provinsi ini.
Dalam beberapa tahun ke depan, NCC diharapkan dapat meningkatkan produksi singkong hingga 10.000 ton per tahun, serta meningkatkan nilai tambah produk singkong hingga Rp 500 juta per ton. Dengan demikian, NCC diharapkan dapat menjadi salah satu sentral penggerak pertumbuhan ekonomi provinsi ini.
#KomersialisasiSingkong #NCC #Lampung