2
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memperingati pentingnya kredit kepada segmen UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Dia mengingatkan bahwa kredit tidak hanya dapat diukur dari kuantitas, namun juga kualitas. “Kami berharap UMKM dapat mendapatkan kredit yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya, sehingga mereka dapat meningkatkan produkivitas dan kemampuan,” kata Destry.
Destry menambahkan bahwa BI memiliki misi untuk mempromosikan pengembangan UMKM sebagai bagian dari upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami berfokus pada penawaran kredit yang lebih efektif dan efisien, serta pelayanan yang lebih baik kepada pelaku bisnis,” katanya.
Pada tahun 2022, BI telah mengalokasikan kredit sebesar Rp 13,3 triliun untuk UMKM. Kredit tersebut diberikan melalui beberapa program, seperti Kredit Usaha Mikro (KUM), Kredit Usaha Kecil dan Menengah (KUKM), serta Kredit Industri Kecil dan Menengah (KIKM).
Tidak hanya itu, BI juga mengembangkan berbagai inovasi untuk memudahkan pelaku bisnis dalam mengakses kredit. Salah satunya adalah dengan menggunakan teknologi digital, sehingga proses pengajuan kredit menjadi lebih cepat dan mudah.
Destry mengharapkan bahwa upaya tersebut dapat membantu UMKM meningkatkan kemampuan bisnisnya, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami percaya bahwa UMKM memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan dan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
#UMKM #Kredit #PengembanganEkonomi