Sebulan setelah berakhirnya bulan Ramadan, wilayah DKI Jakarta diguncang oleh sejumlah peristiwa kriminal yang mengagetkan. Berdasarkan laporan kepolisian, selama sepekan terakhir, empat pelaku pembuka ATM di tangan polisi, lima orang ditangkap karena mencuri motor, serta dua kasus lainnya melibatkan Rismon Sianipar dan ganjal ATM.
Pada tanggal 15 Juni, polisi menangkap empat orang karena membuka ATM di beberapa lokasi di Jakarta. Penyelidikan menunjukkan bahwa para pelaku menggunakan peralatan khusus untuk mengakses sistem keamanan ATM dan menghilangkan uang dari rekening pemilik rekening. “Kami telah berhasil menangkap empat orang yang diduga sebagai pelaku pembuka ATM,” ujar Kapolres Jakarta Pusat.
Namun, kriminalitas di Jakarta tidak hanya berhenti di situ. Lima orang ditangkap karena mencuri motor di beberapa titik di wilayah DKI Jakarta. Penyelidikan menunjukkan bahwa para pelaku menggunakan alat-alat khusus untuk menghilangkan GPS dan memulai motor tanpa izin pemiliknya.
Dua kasus lain yang melibatkan Rismon Sianipar, mantan atlet sepak bola Indonesia, serta ganjal ATM juga menjadi perhatian pihak kepolisian. Rismon Sianipar dilaporkan mengalami kerugian besar karena akun banknya dihack oleh pelaku kriminal.
Dalam beberapa hari terakhir, polisi juga menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku ganjal ATM. “Kami telah berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku ganjal ATM,” ujar Kapolres Jakarta Selatan.
Pihak kepolisian DKI Jakarta meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menggunakan ATM serta menginformasikan aparat keamanan jika terjadi kecurangan. “Kami akan terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pelaku kriminal,” ujar Kapolres DKI Jakarta.
#KriminalitasJakarta #GanjalATM #RismonSianipar