Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mengatakan, rencana car free day (CFD) di jalan H.R. Rasuna Said harus dilakukan kajian lalu lintas dan pengelolaan lalu lintas sebelum diterapkan. Hal ini untuk memastikan bahwa kegiatan yang dimaksudkan dapat berjalan dengan aman dan terstruktur.

Menurut Kevin Wu, CFD adalah program yang bertujuan meningkatkan kualitas udara dan mengurangi polusi di Jakarta. Namun, ia juga menegaskan bahwa CFD tidak boleh dilakukan secara asal-asal tanpa melakukan kajian lalu lintas dan pengelolaan lalu lintas terlebih dahulu.

“Saya berpikir bahwa sebelum melaksanakan CFD, kita harus mengumpulkan data lalu lintas di jalan H.R. Rasuna Said untuk mengetahui bagaimana rakyat Jakarta menggunakan jalanan itu,” kata Kevin Wu dalam wawancara dengan CNN Indonesia.

Data lalu lintas yang diperoleh dapat membantu pemerintah DKI Jakarta memahami pola lalu lintas di jalan H.R. Rasuna Said dan membuat keputusan yang tepat untuk mengatur CFD. Selain itu, kajian lalu lintas juga dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya masalah dalam pelaksanaan CFD.

Menurut Kevin Wu, pemerintah DKI Jakarta harus bekerja sama dengan berbagai stakeholders, termasuk komisi A DPRD DKI Jakarta, untuk melakukan kajian lalu lintas dan pengelolaan lalu lintas sebelum melaksanakan CFD. Dengan demikian, kegiatan yang dimaksudkan dapat berjalan dengan aman dan terstruktur.

“Kita harus bekerja sama untuk mencapai tujuan CFD,” kata Kevin Wu.

#CFD #RasunaSaid #DKIJakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *