_____________________________________

Kartini Kisam, maestro tari Betawi ternama, telah mengakui bahwa dirinya dulunya adalah orang yang pemalu. Namun, perlahan-lahan, menari membantu ia untuk berkembang menjadi pengembang budaya seperti sekarang.

Dalam wawancara eksklusif dengan portal berita online, Kartini Kisam membagikan cerita tentang dirinya yang dulunya takut untuk tampil di depan umum. “Saya dulu orang yang pemalu, tidak percaya diri, dan tidak memiliki keyakinan pada diri sendiri,” ujarnya. Namun, dengan terus menari, Kartini Kisam mulai meningkatkan keyakinan dan kemampuan dirinya.

Menurut Kartini Kisam, menari membantunya untuk menjadi lebih percaya diri dan mengatasi rasa takutnya. “Menari membuat saya lebih percaya diri, karena dengan menari, saya dapat melihat diri sendiri dari berbagai sudut,” ujarnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Kartini Kisam telah menjadi salah satu maestro tari Betawi yang paling ternama dan dihormati.

Selain sebagai penari, Kartini Kisam juga seorang pengembang budaya. Ia telah membuat berbagai karya seni, seperti lukisan dan patung, serta menjadi mentor bagi generasi muda yang ingin mempelajari tarian Betawi. “Saya ingin berbagi ilmu dan pengalaman saya dengan orang lain, agar mereka dapat menikmati manfaat dari budaya kita,” ujarnya.

Kartini Kisam juga mengaku bahwa dirinya telah menjadi lebih peka terhadap isu-isu sosial dan keberlanjutan. “Saya ingin berkontribusi pada pengembangan masyarakat, dengan cara berbagi ilmu dan pengalaman saya,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kartini Kisam telah menjadi salah satu figur budaya yang paling dihormati dan disegani di Indonesia. Ia telah menerima berbagai penghargaan dan anugerah, serta menjadi inspirasi bagi banyak orang.

**#KartiniKisam #MaestroTariBetawi #PengembangBudaya**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *