Dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi dampak sampah terhadap Kota Makassar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menargetkan pengurangan volume sampah yang masuk ke Tempat Pengumpulan Sampah Sementara (TPA) Tamangapa sebesar 50 persen.
Dalam upaya tersebut, DLH berencana mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemakaian kemasan yang terbuat dari bahan biodegradable. Selain itu, pihak DLH juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap volume sampah yang masuk ke TPA Tamangapa untuk mengetahui progres pengurangan Sampah.
Sampai saat ini, Kota Makassar masih mengalami masalah terkait pengelolaan sampah, dengan volume sampah yang masuk ke TPA Tamangapa terus meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, kota ini telah menerapkan berbagai strategi untuk mengurangi dampak Sampah, termasuk melalui program recycling dan penggunaan kemasan yang ramah lingkungan.
Untuk mencapai target pengurangan volume sampah sebesar 50 persen, DLH akan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, organisasi nirlaba, dan perusahaan. Pihak DLH juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan cara-cara yang tepat dan efektif.
Dalam kaitannya, Bupati Makassar juga telah memberikan dukungan penuh terhadap program pengelolaan Sampah ini. “Kita harus bekerja sama untuk mencapai target tersebut,” katanya.
Mengurangi Sampah di Makassar: DLH Targetkan 50 Persen
#Sampah #Lingkungan #Makassar
##Nasional