Dalam pertemuan yang dihadiri oleh beberapa pihak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerahkan kesempatan kepada Dubes Saudi Arabia untuk membahas konflik timteng. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi dan membangun sinergi antara kedua negara.
Anwar, seorang perwakilan MUI, dalam pertemuan tersebut menegaskan prinsip Indonesia yang tidak membenarkan adanya penjajahan di belahan bumi manapun. Ia juga mengatakan bahwa Indonesia adalah sebuah negara yang sangat peduli dengan hak-hak manusia dan berharap dapat menjadi contoh bagi dunia. MUI juga menyerukan kesadaran dan kebijakan yang lebih baik untuk membangun harmoni antarumat dan meningkatkan perdamaian di wilayah timteng.
Dubes Saudi Arabia, dalam pertemuan tersebut, mengatakan bahwa Saudi Arabia sangat peduli dengan nasib Indonesia dan berharap dapat menjadi partner yang efektif dalam meningkatkan hubungan bilateral. Ia juga menegaskan bahwa Saudi Arabia tidak akan melakukan penjajahan terhadap negara lain.
Pertemuan antara MUI dan Dubes Saudi Arabia dijadwalkan sebagai salah satu langkah awal untuk membangun kesadaran dan kebijakan yang lebih baik di wilayah timteng. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa kedua negara akan bekerja sama untuk meningkatkan hubungan bilateral dan menghentikan konflik timteng.
**#MUI #DubesSaudi #Indonesia #SaudiArabia #Perdamaian**