Gubernur Aceh Mualem meminta DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) segera mengesahkan revisi UU Pemerintah Aceh dan menambah dana otonomi khusus menjadi 2,5 persen sebelum Agustus. Kebutuhan akan dana tambahan ini dikarenakan berbagai kebutuhan yang semakin meningkat di Aceh, termasuk perbaikan infrastruktur, pengembangan pendidikan, dan penanggulangan bencana.
Dalam sebuah konferensi pers, Mualem mengungkapkan bahwa penambahan dana otonomi khusus ini sangat penting untuk memastikan percepatan pembangunan di Aceh. “Kita butuh dana yang lebih besar agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh,” kata Mualem.
Menurut data, sejak tahun 2010, otonomi khusus Aceh telah membantu meningkatkan pengelolaan keuangan daerah dan memungkinkan Aceh memiliki lebih banyak ruang gerak dalam menentukan nasib sendiri. Dengan demikian, penambahan dana otonomi khusus menjadi 2,5 persen diharapkan dapat membantu Aceh meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Selain itu, Mualem juga mendesak DPR untuk segera menyelesaikan revisi UU Pemerintah Aceh. “Kita butuh perubahan yang cepat dan nyata agar dapat membantu Aceh menjadi lebih baik,” kata Mualem.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Aceh telah mengalami berbagai tantangan, termasuk bencana alam dan krisis ekonomi. Oleh karena itu, penambahan dana otonomi khusus menjadi 2,5 persen diharapkan dapat membantu Aceh meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan.
**#Aceh #OtonomiKhusus #PengembanganDaerah**