Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pembebasan dua aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan oleh Israel ketika melakukan misi humaniter di Laut Mediterania. Dalam pernyataan resmi, PBB meminta Israel segera membebaskan dua warga asing yang ditangkap karena berpartisipasi dalam Armada Gaza.

Pernyataan ini dikeluarkan setelah Israel menahan dua aktivis Global Sumud Flotilla, yaitu Maria Aguiar dan Ehab Gubitosi, ketika mereka melakukan misi humaniter di Laut Mediterania. Misi tersebut bertujuan untuk mengumpulkan bantuan untuk Gaza yang telah diputuskan oleh Israel.

PBB meminta Israel segera membebaskan dua warga asing ini karena tindakan tersebut tidak sesuai dengan prinsip-prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia. “Pembebasan mereka segera adalah dasar yang penting untuk menghindari berbagai konsekuensi negatif bagi mereka dan bagi situasi di Gaza,” kata perwakilan PBB.

Dalam misi humaniter ini, Global Sumud Flotilla membawa bantuan untuk Gaza yang telah diputuskan oleh Israel. Misi tersebut juga bertujuan untuk menunjukkan keberatan terhadap embargo Israel yang diterapkan atas Gaza dan memprotesi penggunaan kekuatan militer yang ekstrem oleh Israel.

PBB telah lama mengkritik tindakan-tindakan Israel di Gaza, termasuk penggunaan kekuatan militer yang ekstrem dan embargo yang diterapkan. PBB juga menyerukan agar Israel segera membebaskan para warga sipil Palestina yang ditahan.

Dalam pernyataannya, PBB juga mengingatkan bahwa pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional harus dihindari. “Pembebasan dua aktivis ini adalah langkah penting untuk memprotesi berbagai kekejaman yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Gaza,” kata perwakilan PBB.

#PBB #GlobalSumudFlotilla #Gaza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *