Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, mengajak warga di delapan kabupaten di provinsi tersebut untuk berhenti perang suku. Peristiwa konflik etnis telah mencapai titik kritis dan memerlukan intervensi segera agar tidak terjadi korban lainnya.

Menurut Ones Pahabol, pemerintah provinsi telah melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan konflik tersebut, namun hasilnya belum signifikan. “Kami ingin warga di Papua Pegunungan dapat hidup dengan aman dan damai,” kata Wagub yang dikonfirmasi beberapa media.

Papua Pegunungan adalah provinsi dengan keberagaman etnis yang tinggi. Konflik etnis telah menjadi masalah kronis di provinsi tersebut, dengan berbagai suku terlibat dalam perang. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah melakukan upaya untuk menyelesaikan konflik tersebut, namun belum berhasil.

Menurut data, delapan kabupaten di Papua Pegunungan yang terlibat dalam konflik etnis adalah Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Asmat, dan Kabupaten Bomi. Konflik tersebut telah menyebabkan banyak korban jiwa dan pengungsi.

Pemerintah provinsi juga telah menggelar serangkaian pertemuan dengan para pemimpin suku untuk mencari solusi konflik etnis. “Kami ingin mencari cara untuk menyelesaikan konflik ini dan tidak membiarkan korban lainnya,” kata Wagub.

**#PapuaPegunungan #KonflikEtnis #PemerintahMintaPenghentiPerang**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *