two empty lines
Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat telah mengusulkan suatu kenaikan biaya pengajuan visa kerja H-1B, yang diyakini akan mempengaruhi ribuan pelaku bisnis dan teknologi asing yang bekerja di AS. Kenaikan biaya tersebut akan membantu meningkatkan pendapatan federal, yang diyakini akan sebesar Rp1,82 miliar per tahun.
two empty lines
Dalam proposal yang diajukan, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengusulkan kenaikan biaya pengajuan visa kerja H-1B dari sekitar Rp1,35 juta menjadi Rp1,82 juta per pengajuan. Kenaikan biaya tersebut diyakini akan mempengaruhi sekitar 500.000 pelaku bisnis dan teknologi asing yang bekerja di AS. Kenaikan biaya tersebut diyakini akan membantu meningkatkan pendapatan federal, yang diyakini akan sebesar Rp1,82 miliar per tahun.
two empty lines
Para analis memprediksi bahwa kenaikan biaya pengajuan visa kerja H-1B ini akan mempengaruhi sektor teknologi dan bisnis di AS. Kenaikan biaya tersebut diyakini akan membuat beberapa perusahaan asing harus meningkatkan biaya operasional mereka, sehingga mereka harus berhati-hati dalam menghadapi kenaikan biaya tersebut.
two empty lines
Namun, beberapa organisasi asing juga menyoroti kenaikan biaya pengajuan visa kerja H-1B ini, karena diyakini akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di AS. Mereka berpendapat bahwa kenaikan biaya tersebut akan membuat beberapa pelaku bisnis asing harus meninggalkan AS dan pindah ke negara lain yang lebih ramah bisnis.
two empty lines
**#VisaKerjaH1B #AS #PengajuanVisa #KenaikanBiaya #Teknologi #Bisnis**