—-
Pemerintahan Indonesia telah lama berkomitmen untuk memastikan pendidikan gratis untuk seluruh warga. Kini, seorang anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menilai alokasi 20 persen anggaran pendidikan dari APBN mencukupi untuk mewujudkan tujuan tersebut.
Menurut Abdul Fikri, alokasi 20 persen APBN untuk pendidikan ini adalah langkah positif dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkesinambungan. “Dengan demikian, kita dapat meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh warga, termasuk mereka yang berasal dari kalangan bawah,” kata Abdul Fikri dalam keterangan resmi.
Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah telah terus meningkatkan investasi pada sektor pendidikan. Dalam APBN 2022, alokasi pendidikan meningkat menjadi 20 persen, yang merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan aksesibilitasnya bagi seluruh warga.
Tentunya, meningkatkan investasi pada sektor pendidikan tidaklah cukup tanpa diiringi dengan perbaikan kualitas pendidikan itu sendiri. Abdul Fikri menginginkan pemerintah dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara meningkatkan kualitas guru, fasilitas pendidikan, dan bahan ajar. “Kita harus mencanangkan tujuan jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membuatnya lebih inklusif dan berkesinambungan,” kata Abdul Fikri.
Pemerintah juga telah terus meningkatkan kerja sama dengan lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat untuk mewujudkan pendidikan gratis. Dalam hal ini, Abdul Fikri berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa.
Dalam kaitannya dengan ini, Abdul Fikri menginginkan pemerintah dapat meningkatkan investasi pada sektor pendidikan dan meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara meningkatkan kualitas guru, fasilitas pendidikan, dan bahan ajar. “Kita harus mencanangkan tujuan jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membuatnya lebih inklusif dan berkesinambungan,” kata Abdul Fikri.
—-
#PendidikanGratis #APBN #PendidikanInklusif #KualitasPendidikan