Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati menilai penguatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai salah satu strategi efektif dalam mengatasi masalah anak tidak sekolah di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, PKBM telah menjadi salah satu program pendidikan yang sangat efektif dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan masyarakat.

Menurut Kurniasih, penguatan PKBM tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, namun juga melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Dengan demikian, program ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan orang tua untuk mendukung anak-anak mereka dalam menghadapi tantangan pendidikan.

Penguatan PKBM juga diharapkan dapat membantu menurunkan angka masalah anak tidak sekolah. Menurut data BPS, pada tahun 2020 terdapat sekitar 3 juta anak yang tidak melanjutkan pendidikan di Indonesia. Meningkatnya kemampuan orang tua dan masyarakat untuk mendukung anak-anak mereka dalam menghadapi pendidikan dapat membantu menurunkan angka tersebut.

Dalam penguatan PKBM, Kurniasih juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan. Dengan demikian, program ini dapat menjadi lebih efektif dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan.

Penguatan PKBM juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan siswa untuk menghadapi tantangan pendidikan. Dengan demikian, program ini dapat membantu menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, penguatan PKBM telah menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka masalah anak tidak sekolah dan meningkatkan kesadaran dan kemampuan orang tua untuk mendukung anak-anak mereka dalam menghadapi pendidikan.

#PendidikanStrategis #PKBM #AnakTidakSekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *